Sudah Sampai Mana ?

errol-nardan-337193Sudah sampai mana ?

Sudah sampai apa ?

Lelah ?

Mari cek kembali, Bulan apakah ini. Tanggal berapakah ini. Lebih dari setengah tahun terlewati di petualangan 2017. Sebagian dari kita mungkin sedang mencoba mengingat kembali resolusi apa saja yang ingin terwujud. Membuat sebuah resolusi bukan sebuah keharusan. Berubah jadi lebih baik itu kewajiban. Ada proses yang harus dilalui. Ada protes yang harus diterima. Semua butuh waktu. Tapi tak semuanya butuh aku.

Tabahkan hati, kuatkan iman. Media sosial penuh foto kondangan. Baik, tulisan berlanjut. Kalau kamu sadari, sebetulnya tulisan ini adalah pengembangan caption instagram dari beberapa waktu lalu. Arsip dari pertemuan kala itu dengan seorang kawan di kedai dekat studio. Obrolan yang menjurus ke arah karir serta masa depan. Biasanya akhir pekan adalah waktu yang paling tepat untukku bertemu teman-teman di luar. Mengisi kembali baterai semangat yang mulai surut dengan mendengar banyak susun kata dari mereka. Beberapa poin yang masih terkenang dan ku simpan adalah sebagai berikut.

Jangan bergantung pada GOALS, namun buatlah sistem. Fokuskan pada proses pencapaian, bukan hasil. Nikmati setiap langkah perjuangan dalam menggapai suatu impian.

PASSION itu hanya kata sebagai kedok yang berlebihan, kunci dari tiap karya dan usaha adalah kerja keras berselimut konsisten. Kurangi malasan, minimalkan alasan.

LUCK atau keberuntungan bisa diciptakan dengan memaksimalkan kinerja kita setiap harinya.

Kalau tidak salah ingat, si kawan dapat beberapa poin di atas dari presentasi Scott Adams (Creator of Dilbert) di Youtube. Lawan bercengkerama kala itu adalah satu dari sebagian orang yang percaya bahwa passion hanyalah sebuah kata. Kerja keras lebih utama. Teman-teman pun boleh setuju. Menolak pernyataan ini juga tidak masalah. Aku lebih memilih pendapat bahwa passion itu nyata. Ia menjadi satu dari sebagian banyak ragam bahan bakar untuk berkarya dan menjalani hidup.

Sedikit tambahan sebelum menutup nukilan memori ini. jangan lupa berdoa. Doa untuk diri sendiri, orang tua, keluarga, umat Muslim, dan lain sebagainya. Untuk teman-teman yang sedang lapang hati dan rejeki, boleh sisihkan sebagian untuk saudara-saudara kita. Bersyukurlah banyak lembaga yang mudah di akses seperti: Aksi Cepat Tanggap, Rumah Zakat, Kita Bisa.

Photo by Errol Nardan on Unsplash

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s