inipagi di Tahun Lalu

lindsay-henwood-47743Rangkuman perjalanan inipagi di 2017. Sengaja tidak ku sebut ini sebagai pencapaian. Terkesan berat. Anggap saja batu loncatan. Semoga penulis dijauhkan dari rasa jumawa saat menata aksara dan membagikannya nanti. Berikut beberapa poin yang ingin ku ceritakan.

Pindah Tempat

hanson-lu-287260Studio ini secara nama sudah ada dari 2014. Namun perkembangan secara lebih progresif baru mulai di penghujung 2015. Saat itu bertempat di sebuah kamar ukuran 3×2,5 meter. Tempat tidur, kerja, dan makan, sering jadi satu. Berstatus numpang di sebuah kontrakan yang disewa dan dihuni oleh kakakku. Beliau sedang mengikuti kuliah lanjutan kala itu. Rutinitas harian sebelum mengawali pekerjaan adalah doa, bebersih, kemudian angkat kasur untuk dipindah keluar. Agar ruangan terasa sedikit lebih lapang. Ah iya, saat itu tim terdiri dari Kikur dan Fajrul.

Alhamdulillah ada cukup tabungan menjelang akhir tahun 2016. Mencari tempat baru menjadi prioritas kami. Mulai banyak teman nyata ataupun teman baru dari dunia maya yang ingin berkunjung. Alasan lain butuh tempat baru adalah untuk lekas berekspansi dan menemukan jati diri. Proses pencarian tempat hampir makan waktu satu bulan. Lewat online maupun offline. Keliling sana-sini dengan membawa catatan di hape berisikan kriteria utama yang kita cari, yaitu: dekat Masjid, internet oke, dan ada ruang tengah yang cukup.

Pendek cerita, ku temukan tempat yang klop di hati. Ngecek ke sana 1x, sempat menghubungi lagi si pemilik rumah, sampai akhirnya deal. Butuh waktu hampir seminggu untuk bebersih dan cat ulang. Aku meminta warna abu-abu untuk tampak luarnya. Berbonus cat warna biru muda yang otomatis nyambung sama warna utama inipagi. Akhir Januari 2017 kami pindah ke sana.

Alhamdulillah si Bapak dan Ibu pemilik kontrakan ini ramah dan kooperatif. Anak mereka dua. Lucu-lucu semua. Satu gadis berambut panjang dan adiknya lelaki berponi. Sepertinya selisih umur mereka tidak begitu jauh. Si kakak menjelang masuk SD dan adiknya masih PAUD.

Seminar & Workshop

marcos-luiz-photograph-292698Amanah untuk mengisi seminar maupun workshop di 2017 memang lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya. Namun banyak yang baru dan lebih seru.

Satu, kesampaian juga bisa bercerita di Akber (Akademi Berbagi) Jogja. Cita-cita dari semenjak pertama kali mengikuti acara mereka di tahun 2012 an. Sebuah komunitas nirlaba yang menurutku sangat keren. Mulai dari tagline mereka “berbagi bikin happy”, pengelolaan acara, tema, sampai tim di baliknya. Materi yang ku bawakan adalah “Icon Design for Everyone”. Ringkasan materinya bisa dibaca di sini.

Dua, Creative Talks & Workshop inipagi. Mengangkat tema “All About Icon Design”. Membahas dan mengupas banyak hal tentang icon set. Persiapan acara ini dimulai dari Oktober 2016, terlaksana di Februari 2017. Kami melakukan penambahan panitia dengan merekrut teman-teman yang pernah kenal sebelumnya. Arya, Tresna, Bella, Ayik, Rian, adalah mereka yang memberi banyak bantuan. Peserta datang dari beragam penjuru. Solo, Jogja, Bandung, Jakarta, dan Surabaya. Beberapa foto dokumentasi acara bisa dilihat di sini.

Tiga, Jogja Creators Meetup. Jatahku mengisi di episode 4. Acara yang digawangi mas Aryo ini bener-bener kasih pengalaman berbeda. Baru pertama kali itu mengisi acara dengan audiens yang lebih banyak. Hampir memenuhi sebuah ruangan yang menurutku cukup luas. Kemudian, mayoritas pendengar adalah mas-mas dan om-om yang berkecimpung dalam dunia desain grafis. Pastinya banyak senior di sana. Mengingat audiens yang biasa ku temui sebelumnya paling pol gabungan dari dedek mahasiswa baru yang lucu, mahasiswa lama, atau rekan-rekan sepantaran.

Lowongan Kerja dan Magang

matese-fields-233175Setelah berpindah tempat, awal tahun dimulai dengan membuka lowongan magang. Awalnya kami ingin mencari mahasiswa DKV. Modusnya adalah ingin menimba ilmu dari mereka yang kuliah nyata dan bersinggungan langsung dengan desain komunikasi visual dari sisi akademis. Banyak yang memberi saran untuk membuka program magang bagi semua jurusan. Baiklah kami pun setuju pada akhirnya. Setelah melalui proses seleksi dan wawancara, dipilihlah Asyrof sebagai anak magang perdana di inipagi. Latar belakangnya mahasiswa arsitektur.

Melangkah perlahan, alhamdulillah kami membutuhkan armada tambahan. Kemudian dibuka dua kali sesi lowongan kerja. Pertama kami menemukan Nasik. Kedua menyusul Anas ikut bergabung. Setiap anggota tim bukanlah mereka yang pernah ku kenal di masa lampau. Kami kenal setelah berada dalam satu tempat kerja. Membangun sebuah tim adalah tantangan yang menarik. Beberapa alasan mengapa membangun tim adalah sebuah keputusan yang tepat bagiku, bisa kamu baca di sini.

inimain

dmitri-popov-253750Sebelumnya bernama Company Visit. Karena dirasa terlalu serius, ada saran teman untuk menggantinya dengan nama yang lebih inipagi. Jadilah inimain. Inti kegiatannya sederhana. Setiap bulan kami mengunjungi berbagai jenis perusahaan. Berhubungan dengan desain maupun tidak. Kemudian di sana kami banyak bertanya tentang suka-duka, drama, dan serba-serbi lainnya. Acara ini dipungkasi dengan meminta nasehat dari mereka serta dilengkapi foto bersama.

Beberapa nama yang pernah kami kunjungi antara lain:

  1. SLAB Design
  2. Macmuro
  3. Weirdsgn
  4. Plainthing
  5. Sebo
  6. Omnicreativora
  7. Odin
  8. Paperpillar

Jumat Kajian

kowit-phothisan-314499.jpgAku pernah punya impian yang kesannya receh. Apa itu? Pengen bisa foto bareng tim sendiri. Setelah akhirnya terlaksana dan dipikir kembali, kok rasanya ada yang kurang. Tipis manfaat kalau hanya ingin foto bersama.

Sekilas di masa lalu, pernah suatu hari aku diajak teman untuk ikut sebuah kajian yang diselenggarakan oleh keluarga dokter gigi. Selepas dari sana lahirlah cita-cita tambahan untuk pengen bikin kajian rutin di studio. Pasca kami membuka program magang, tim mulai beranggotakan 3 orang. Mulailah pencarian siapa dia yang nantinya mau dan mampu mengisi materi kajian rutin di inipagi. Sampai akhirnya dapat satu nama rekomendasi dari seorang kawan. Ustadz Fahmi setiap Jumat sore mau membantu kami mempelajari ilmu agama. Topik yang dipilih adalah tentang aqidah. Mohon doanya agar kami konsisten dan berbuah pahala bagi pengajar maupun peserta. Aamiin

Premium Icon Set

jess-watters-471391Sebuah wacana yang pernah ada setelah beberapa bulan mengenal icon set. Tidak sedikit teman maupun kenalan yang memberi saran agar kami membuat premium icon set untuk kemudian punya platform sendiri. Tidak hanya menumpang di platform yang sudah ada seperti iconfinder, thenounproject, iconscout, dan lain-lain.

Project ini dimulai menjelang akhir tahun 2017. Seluruh anggota tim ikut andil dalam pekerjaan ini. Mulai dari mencari nama, membuat list icon, riset, dan beberapa hal lainnya. Ada teman dari luar inipagi yang ikut membantu dalam pengembangan situs dan sistem penjualannya. Doakan agar secepatnya bisa kami luncurkan dengan lancar ya. Insya Allah akan ada 2500++ icons.

Menuju inipagi v.3

justin-lawrence-154064Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kami baru pertama kali rapat super serius. Mengalokasikan waktu dari pagi sampai petang menjelang. Dipotong sholat dan makan tentunya. Secara detail kami berusaha merundingkan seperti apa gambaran inipagi di 2018. Business Model Canvas menjadi metode yang kami pilih dalam penyusunan model bisnis. Menggunakan codename inipagi v.3, setelah sebelumnya di tahun 2017 dipilih inipagi v.1.7.

Mengapa harus diskusi? Karena aku tak berjalan sendiri. Ada teman-teman yang saling berbagi dan melengkapi. Ketika berjalan sendiri aku adalah tipe orang yang cenderung ugal-ugalan dalam menentukan pilihan. Alhamdulillah punya teman yang siap bertugas jadi rem. Sisi lainnya ada kawan yang memberi dukungan dengan menjadi spion. Mengingatkan kembali tentang kesalahan pilihan di masa lalu. Mereka juga siap jadi roda, yang bebarengan bahu-membahu untuk maju.

Harapku penuh tulisan ini bisa jadi manfaat. Memiliki isi yang bisa jadi pelajaran bersama. Perjalanan tahun lalu tak sepenuhnya mulus. Batu terjal pasti ada. Beberapa di antaranya ketika proses mencari tambahan orang yang akan bergabung. Bukan hal yang mudah untuk memilih orang-orang yang satu frekuensi baik secara personal dan keahlian. Atau batu rintangan lainnya ketika ada klien yang telat membayar sampai dua bulan berikutnya. Serta warni-warni drama lainnya.

Yap, cukup sudah. Sampai bertemu di tulisan selanjutnya! šŸ™‚

Photos by:

Lindsay Henwood

Hanson Lu

Marcos Luiz Photograph

Matese Fields

Dmitri Popov

Kowit Phothisan

Jess Watters

Justin Lawrence

onĀ Unsplash

4 thoughts on “inipagi di Tahun Lalu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s