5 Hal Penting dalam Icon Set Design

Header

Tulisan pertama di sini yang membahas sebagian teknis dalam icon set design. Karena keseharian di Inipagi kami berkutat dengan icons, tiada salahnya sedikit berbagi potongan ilmu yang kami pelajari. Mengenai hal-hal penting yang dapat diperhatikan dan dipertimbangkan ketika mendesain icon set atau icon pack. Langsung saja mari kita simak bersama.

1. Makna

Image 1
Icon vs Kalimat

Membahas desain berarti membahas pula tentang komunikasi. Bukan hanya keindahan semata. Kita sangat terbantu dalam berkomunikasi dengan adanya icon design. Simbol pada icon menjadikan pesan atau perintah tersampaikan lebih cepat, mudah, dan menarik. Semisal simbol ‘tong sampah dicoret’ akan lebih cepat dipahami dan menarik daripada sekedar tulisan ‘dilarang buang sampah di sini’.

Image 2
Penggambaran Langsung & Tidak Langsung

Berikutnya adalah mengenai clarity, yang bermakna kejelasan. Jenis penggambaran visual untuk icon dapat dibagi menjadi dua. Penggambaran langsung (pictogram) dan penggambaran tidak langsung (ideogram). Bentuk tampak depan kamera adalah contoh penggambaran langsung. Dimana bentuk kamera tersebut memang terinspirasi dari benda nyata. Simbol segitiga dengan ujung di kanan sudah jamak dipahami audiens sebagai icon untuk play, ini adalah contoh penggambaran tidak langsung.

2. Gaya

Image 3
4 Styles Icontellyou

Jenis gaya atau style pada icon sangatlah banyak. Sebut saja line, solid/glyph, flat, filled line, dan lain-lain. Bahkan kita semua boleh untuk memberi nama style sendiri. Seorang desainer yang mampu menciptakan kekhasan dalam karyanya dapat membuat jenis style baru yang diterima oleh banyak orang. Karya-karya Made by Elvis (MBE) adalah contoh nyata kekhasan yang ada.

Image 4
Karya MBE di Dribbble

Gaya pada icon design hendaknya disesuaikan dengan pesan yang ingin disampaikan. Cocok dengan karakteristik brand maupun persona. Pemilihan style yang kurang tepat dapat menyebabkan penyampaikan pesan kurang optimal.

3. Rupa

Image 5
Latihan Eksplorasi di Dribbble

Dinamakan icon set karena terdiri dari banyak icons. Bisa jadi dalam satu set berisi puluhan bahkan ratusan. Hal yang selanjutnya perlu diperhatikan adalah mengenai rupa. Beberapa poin yang berkaitan dengan rupa antara lain: dimensi, guides & grid, dan ilusi optik.

Image 6
Latihan Layout oleh KangKikur

Perhatikan dimensi atau ukuran icon yang akan kita buat. Ukuran yang umum dipilih adalah 16, 22, 24, 25, 29, 32, 48, 64, 128, dan 512 pixel dengan rasio 1:1. Referensi ukurannya dapat dibaca di Icon Reference Chart. Semakin kecil ukuran icon maka semakin ringkas icon yang kita buat agar keterbacaan pesannya tetap mudah tersampaikan. Semakin besar ukuran icon, maka kesempatan kita untuk menambah detail atau ornamen juga semakin besar. Namun tetap perhatikan jangan sampai banyaknya ornamen malah membuat pesan dan fungsi tidak tersampaikan dengan baik.

Image 7
Contoh Penggunaan Guides

Penggunaan guides & grid membantu kita dalam memproduksi icon set yang kohesif. Setiap icon terlihat saling padu, tidak ada yang timpang. Tidak ada icon yang terlihat terlalu besar, tidak ada yang terlalu kecil. Semuanya senada lagi konsisten. Terdapat juga istilah pixel perfect atau pixel precise. Mudahnya, setiap pixel dari icon yang kita buat tepat berada pada grid sehingga terlihat jelas tajam tanpa blur. Dua link di bawah menyinggung tentang pixel perfect.

How to Master Pixel Perfect Icons

System Icons on Material Design by Google

Image 8
Ilusi Optik

Ilusi optik dapat muncul ketika kita membuat icon set. Salah satu contoh kasusnya adalah lingkaran akan terlihat lebih kecil daripada persegi pada ukuran yang sama. Tulisan tentang ilusi optik bisa kamu pelajari di artikel Optical Effect ini.

4. Garis

Image 9
Contoh Penggunaan Garis

Ketika kita dihadapkan sebuah pilihan untuk membuat icon set dengan garis (line style) maka perhatikanlah tentang ketebalan yang digunakan. Usahakan setiap icon menggunakan ketebalan yang konsisten. Apakah itu menggunakan 1 jenis ketebalan, 2 jenis, atau lebih. Perhatikan juga mengenai jenis garis yang digunakan. Apakah itu straight atau rounded. Usahakan agar setiap icon yang kita buat dapat terlihat bersih. Setiap garisnya juga tidak saling bertumpuk.

5. Warna

Image 10
Lingkaran Warna

Mempelajari rasa dan mengerti warna. Lengkapi pemahaman kita tentang teori warna agar icon set yang dihasilkan semakin optimal penggunaannya. Bagaimana warna-warna harmonis itu berpadu. Sesuaikan warna yang kita pilih dengan nuansa yang akan dicapai. Cocokkan kembali warna yang kita pilih dengan brand yang kita kerjakan.  Mengenali tentang sifat-sifat warna akan lebih baik tentunya. Tentang warna-warna panas, dingin, dan banyak lainnya.

Video ini dapat memberi sedikit gambaran mengenai warna

 

 

Demikianlah 5 hal penting dalam icon set design yang dapat kita jadikan referensi ketika mulai berkarya. 5 hal di atas dapat diringkas menjadi 3 kata kunci penting yaitu: aKomunikasi. Pastikan setiap icon dapat menyampaikan pesan dengan baik

b. Konsistensi. Usahakan untuk teliti dalam membuat icon set yang senada seirama

c. Eksplorasi. Luapkan ide dan kreativitas kita untuk terus-menerus membuat icon yang indah.

Sebagai pelengkap di akhir. Sedikit pesan pengingat untuk penulis maupun pembaca. Jangan lupa untuk selalu berusaha menggunakan software asli dalam belajar dan  berkarya. Mari hargai kerja keras teman-teman kita nun jauh di sana.

Terima kasih 🙂

 

2 thoughts on “5 Hal Penting dalam Icon Set Design

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s