Kenapa Jualan Kelas Online?

Kan yang gratisan juga banyak…

Tentunya berbeda dengan yang gratisan kawan. Peserta kelas online membeli tiket untuk mengakses materi, konsultasi dengan mentor, diskusi antar peserta, dan memanfaatkan fitur-fitur yang disediakan.

Dengan membayar, peserta membantu penyedia layanan dalam menjalankan bisnisnya. Peserta membantu keberlangsungan bisnis. Karyawan bisa dibayar. Tagihan listrik aman. Tagihan internet lunas. Serta baaaaanyak hal lainnya.

Dengan dibayar, penyedia layanan berusaha memberikan yang terbaik sesuai yang dijanjikan. Mendengarkan saran-saran peserta, kemudian mempertimbangkannya untuk kebaikan bersama. Bukan meninggalkan peserta dalam kesendirian. Hiks…sedih.

Selama mengelola kelas online, banyak hal mengesankan yang aku dapat dari 900an peserta di berbagai kota. Mulai dari pemilik studio desain, UX Designer, guru ngaji, mahasiswa, dan bermacam lainnya.

Aku mendapatkan semangat dari setiap peserta untuk saling mendukung dalam kebaikan. Saling membagi saran yang membangun. Saling berbagi info bermanfaat tentang desain grafis, karir, dan pengembangan diri.

Alhamdulillah diskusi di grup bisa aktif dan kondusif dari 2 tahun lalu. Jadwalku online di hari Kamis dan Jumat. Bukan setiap hari. Seperti pak guru kesenian di zaman SMA. Ketemu pelajarannya cuma 1-2x dalam seminggu.

🤔: “Mana nih bagian promo diskonnya?”
😀: “Maaf belum ada promo diskon lagi. Kami berusaha jujur dengan memasang harga normal dan hanya dicoret selama beberapa waktu saja.”

Photo by Sincerely Media on Unsplash

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *